Wamendikbud RI: Siap Usulkan Tenun Ikat NTT Ke Unesco

Tenun ikat khas masyarakat Waingapu, Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan diusulkan sebagai warisan budaya benda dunia ke Badan Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan keberagaman tenun ikat NTT patut mendapatkan tempat di dunia. Untuk itulah, pihaknya akan mengusulkan tenun ikat itu sebagai warisan dunia.

“Saya sangat suka dengan tenun khas NTT. Makanya, kami akan usulkan ke UNESCO dalam waktu dekat ini,” ujarnya di sebuah acara di Jakarta, akhir pekan lalu seperti dilansir dari laman MIcom.

Wiendu tampak menggunakan tenun Sumba sebagai pakaian nonformal. Ia merasa pakaian tadisonal juga dapat menjadikan seorang nampak lebih modis dan percaya diri.

“Banyak pakaian tradisional di NTT yang belum begitu dilirik. Saya suka karena motif dan corak yang berbeda-beda,” jelasnya.

Ketertarikan kepada tenun ikat khas NTT diakui Wiendu sebagai sebuah cara untuk tetap mempromosikan budaya lokal lewat cara-cara yang sederhana. Misalnya, menggunakan pakaian tradisonal sebuah daerah di acara tertentu.

“Ini jati diri bangsa sehingga perlu digunakan dan dijaga,” tandasnya.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.